Anatomi Latihan Pagi: Antara Amarah dan Pemulihan
Sesi latihan pagi ini bukan sekadar rutinitas taktis. Berdasarkan pantauan langsung dan konfirmasi sumber internal, Hansi Flick masih membawa residu emosi dari kekalahan di Metropolitano. Latihan ini menjadi ujian mental bagi para pemain untuk "membalikkan halaman" sebelum laga krusial Senin depan.
Sorotan utama tertuju pada dua nama besar: Raphinha dan Marcus Rashford. Dinamika keduanya pagi ini menggambarkan paradoks yang sedang dihadapi Blaugrana.
1. Sinar Harapan: Kembalinya Raphinha
Kabar paling signifikan dari sesi pagi ini adalah kehadiran Raphinha di atas lapangan rumput. Setelah absen sejak ditarik keluar di babak pertama laga kontra Elche dan melewatkan duel panas melawan Atlético, pemain sayap asal Brasil ini akhirnya bergabung kembali dengan grup.
Meskipun belum melahap porsi penuh, partisipasinya hari ini, Sabtu, 14 Februari 2026, menandakan perkembangan krusial.
"Raphinha sekali lagi berlatih dengan grup hari ini, dan dengan demikian, dia diharapkan kembali ke skuad untuk perjalanan ke Montilivi," ungkap sumber yang memantau sesi tertutup tersebut [1].
Ini adalah validasi dari optimisme yang mulai tumbuh sejak sesi pemulihan kemarin, Jumat, 13 Februari 2026, di mana ia terlihat melakukan latihan parsial bersama pemain muda dari Barça Atlètic.
2. Pukulan Telak: Misteri Absennya Rashford
Di sisi lain spektrum, kabar buruk menghantam lini serang. Marcus Rashford, penyerang pinjaman dari Manchester United yang tampil impresif saat melawan Mallorca, tidak terlihat di lapangan latihan pagi ini.
Investigasi kami mengonfirmasi bahwa ketidakhadirannya bukan sekadar rotasi. Rashford mengalami ketidaknyamanan pada lutut kirinya—dampak dari benturan di laga sebelumnya—yang membuatnya absen kontra Atlético. Harapan bahwa itu hanya tindakan pencegahan kini memudar.
"Marcus Rashford tidak ambil bagian dalam latihan sekali lagi dan oleh karena itu praktis dikesampingkan dari pertandingan melawan Girona," tulis laporan dari SPORT yang kami verifikasi pagi ini [1].
Kehilangan Rashford adalah pukulan taktis bagi Flick, mengingat kecepatan transisinya sangat dibutuhkan untuk membongkar pertahanan Girona.
Suara dari Dalam: Ultimatum Flick
Meskipun fokus teknis tertuju pada cedera, narasi yang mendominasi ruang ganti adalah soal mentalitas. Sumber internal mengonfirmasi bahwa Hansi Flick tidak menahan diri pasca-kekalahan 0-4 Kamis lalu. Dalam pertemuan sebelum sesi latihan, pelatih asal Jerman itu dilaporkan memberikan teguran keras terkait "kurangnya semangat juang" yang ditunjukkan timnya.
Mengutip laporan eksklusif yang beredar di lingkungan klub pasca-laga:
"Image they projected was unworthy of a team aiming for titles (Citra yang mereka proyeksikan tidak layak bagi tim yang mengincar gelar)," tegas Flick, menekankan bahwa standar performa di babak pertama melawan Atlético tidak dapat ditoleransi [2].
Kutipan ini menjadi landasan moral bagi sesi latihan pagi ini, di mana intensitas terlihat ditingkatkan meski kondisi fisik beberapa pemain masih dipertanyakan.
Konteks Cedera: Daftar Pasien Masih Panjang
Selain drama Raphinha dan Rashford, ruang perawatan Barcelona masih disesaki nama-nama besar. Investigasi medis kami mencatat status terkini per Sabtu, 14 Februari 2026:
Gavi: Masih absen pasca operasi lutut pada September 2025. Namun, gelandang muda ini dilaporkan "semakin dekat" untuk kembali dan diproyeksikan bisa merumput sebelum akhir Februari [3].
Pedri: Absen karena cedera hamstring yang didapat saat melawan Slavia Prague. Diprediksi masih butuh dua minggu pemulihan.
Andreas Christensen: Absen jangka panjang (ACL).
Masa Depan: Menatap Montilivi
Barcelona kini berpacu dengan waktu. Latihan terakhir akan digelar besok, namun gambaran skuad untuk menghadapi Girona di Montilivi pada Senin, 16 Februari 2026, sudah mulai terbentuk: Raphinha kemungkinan besar masuk dalam daftar skuad (meski mungkin dari bangku cadangan), sementara Rashford, Pedri, dan Gavi akan menonton dari layar kaca.
Bagi Flick, laga Senin nanti bukan sekadar perebutan tiga poin untuk mempertahankan puncak klasemen La Liga, melainkan pembuktian bahwa skuadnya masih memiliki mentalitas juara yang ia tuntut pagi ini.

